Dinas KesehatanTetap Pantau 10 WNI Asal Jateng yang Telah Jalani Observasi di Natuna

Sebanyak 10 Warga Negara Indonesia (WNI) asal Jawa Tengah, yang telah menjalani observasi cirus corona Covid 19 di Natuna, akhirnya tiba di Jawa Tengah pada Sabtu (15/2/2020) malam. Mereka pulang ke kota asalnya setelah menjalani masa karantina selama 14 hari. Para WNI itu tiba di Jawa Tengah dengan menggunakan jalur darat dan jalur udara.

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah, Yulianto Prabowo mengatakan WNI yang tiba di Jawa Tengah menggunakan jalur darat sebanyak tiga orang. Sedang jalur udara sebanyak tujuh orang yang terdiri dari lima orang mendarat di Bandara Ahmad Yani Semarang dan dua orang mendarat di Bandara Adisucipto Yogyakarta. "Mereka semua dinyatakan sehat dan mendapatkan sertifikat sehat dari kementerian. Sehingga warga tidak perlu khawatir akan kepulangan para WNI tersebut," ujarnya seusai menyambut kepulangan para WNI di Bandara Ahmad Yani Semarang.

Pihaknya juga telah menyiapkan beberapa angkutan sambungan bagi para WNI untuk diantar sampai ke rumah. Namun menurutnya, beberapa WNI juga telah dijemput oleh keluarga mereka. "10 WNI itu berasal dari 9 kota dan kabupaten di Jawa Tengah, seperti Semarang, Kendal, Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Pemalang, Sukoharjo, Purbalingga, Wonosobo, dan Kebumen," katanya.

Meski telah dinyatakan sehat, pihaknya tetap melakukan pengawasan terkait kesehatan pada WNI tersebut. Pengawasan tersebut dilakukan selama dua pekan. "Semuanya pulang dengan kondisi fit semuanya, terbebas virus Corona," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Semarang dr Aryanti mengatakan pihaknya tidak melakukan pengawasan khusus terhadap kedatangan para WNI tersebut. Karena pada WNI tersebut telah dinyatakan sehat oleh kementerian kesehatan. WNI itu diperlakukan seperti penumpang pesawat pada umumnya.

"Mereka telah menjalani masa inkubasi selama 14 di Natuna. Selain itu mereka menggunakan penebangan domestik. SOP pemeriksaan bagi penumpang internasional. Selanjutnya pengawasan dilakukan oleh pemerintah daerah," ujar dia. Diketahui sebelumnya sebanyak 238 WNI menjalani masa karantina selama dua pekan di Natuna. Mereka dikarantina karena menetap di Provinsi Hubei China yang menjadi lokasi munculnya virus Covid 19.

Mereka semua saat ini dipulangkan setelah dinyatakan sehat dan bebas virus Covid 19.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *