var id = "fd4da3c12d02252124bc25ad2299e245409ce273"; ?php body_class(); ?>>

Pasien Positif Covid-19 di NTB Ini Malah Edarkan Sabu Bosan Isolasi hingga Kabur dari Rumah Sakit

Seorang pasien positif Covid 19 kabur dari tempat karantina. Pasien tersebut berinisial HS (35). Ia kabur dari rumah sakit dan justrumelakukan tindakan yang melanggar hukum.

HS mengedarkan narkoba jenis sabu setelah kabur dari rumah sakit. Terinfeksi virus corona, Covid 19 tidak membuat HS sadar. Ia tidak mengisolasi diri hingga sembuh namun malah mengedarkan sabu sabu.

HS diketahui merupakan warga Gontoran Barat, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Pasien tersebut kabur melalui jendela. Ia turun menggunakan gorden rumah sakit.

Keberadaan HS akhirnya diketahui oleh polisi. Barang bukti narkoba pun berhasil diamankan. Simak ulasan berikut ini.

Tim Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Kota Mataram juga berkoordinasi dengan Gugus Tugas Covid 19. "Sore tadi ditangkap dengan barang bukti narkoba jenis sabu sabu," kata Kasat Resnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson seperti dikutip dari Antara, Selasa (21/7/2020). Dari hasil koordinasi dengan gugus tugas, polisi mengetahui bahwa HS sempat dirawat di Rumah Sakit Darurat Asrama Haji, Kota Mataram.

"Informasinya dia kabur sepekan yang lalu," ujarnya. Dirawat selama empat hari, HS mengaku bosan sehingga nekat kabur lewat jendela. "Sudah swab,

Tapi hasilnya belum juga dikasih, Jadi dia kabur lewat jendela, turun pakai gorden," kata Ericson. Karena HS dinyatakan positif Covid 19, polisi melakukan penangkapan dengan alat pelindung diri (APD) lengkap.

HS ditangkap di rumahnya, wilayah Gontoran Barat, Kota Mataram, pada selasa (21/7/2020) sore. "Karena pelaku ini pasien positif Covid 19, Petugas menggunakan APD lengkap saat menangkapnya," kata Ericson.

Setelah berhasil ditangkap, HS langsung diamankan ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. "Jadi HS sudah kami arahkan untuk dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit Bhayangkara Mataram. Akan di swab (tes usap) lagi di sana," jelas Ericson.

Setelah penangkapan, polisi juga menggeledah rumah HS. Ditemukan barang bukti 12 klip plastik bening berisi sabu sabu siap edar, Alat isap dan sisa klip plastik bening yang diduga bekas konsumsi.

Adapun 12 paket kecil sabu siap edar itu memiliki berat 4,6 gram. Barang diperoleh dari wilayah Karang Bagu, Kota Mataram. "Dia ngakunya cuma beli poketan saja," kata dia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *