Ini Saran Ketua MPR buat Kemenpan-RB Banyak Pejabat & ASN Terpapar Covid-19

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo alias Bamsoet angkat bicara soal banyaknya pejabat pemerintah dan aparatur sipil negara (ASN) yang terpapar Covid 19. Bamsoet pun mendorong Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) untuk melakukan sejumlah upaya. Pertama, Bamsoet mendorong Kemenpan RB memperketat pengawasan pelaksanaan protokol kesehatan pencegahan Covid 19 di instansi pemerintah.

"Mendorong pemerintah dalam hal ini Kemenpan RB bersama Satgas Penanganan Covid 19 dan Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) di masing masing instansi pemerintah untuk memperketat pengawasan pelaksanaan protokol kesehatan pencegahan Covid 19," ujar Bamsoet dalam keterangan tertulisnya, Rabu (23/9/2020). "Dengan harapan penyebaran Covid 19 tidak meluas dan tidak memunculkan kluster baru penularan Covid 19 di lingkungan pemerintahan," imbuhnya. Kedua, Bamsoet meminta KemenpanRB memastikan setiap instansi pemerintah menerapkan sistem work from home (WFH) dan work from office (WFO) yang diatur secara bergilir dan adil, khususnya di DKI Jakarta yang tengah memberlakukan PSBB.

Upaya ketiga, Kemenpan RB bersama institusi terkait didorong dengan tegas menutup sementara gedung pemerintahan ataupun perkantoran lainnya. "Dengan catatan apabila terdapat lonjakan kasus Covid 19 di lingkungan tersebut. Serta meminta PPK melakukan sterilisasi kantor secara berkala sebagai upaya memutus rantai penularan Covid 19 di lingkungan gedung pemerintahan," kata dia. Politikus Golkar tersebut juga meminta KemenpanRB agar senantiasa mengingatkan semua pihak, terutama pejabat pemerintah dan ASN untuk menerapkan disiplin protokol kesehatan sebagai upaya keempat.

"Mendorong Kemenpan RB terus mengingatkan para pejabat pemerintah dan ASN untuk disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan selama pandemi Covid 19. Juga meminta PPK untuk menerapkan sanksi tegas bagi pelanggar protokol kesehatan di lingkungan kantor, guna mendisiplinkan para pegawai," tandasnya.